Nikmat Juga Ujian Allah
Kita sering mendengar kata ujian, terutama bagi para pelajar pasti gak asing lagi ngedernya. Tapi ujian allah untuk hambanya pasti menimpa semua orang tanpa pandang bulu. Apakah dia seorang miskin sebatang kara di sudut kota yang kumuh atau seorang pengusaha kaya raya atau bahkan oarng yang sedang membaca artikel ini. -__-
Seringkali kita
mengeluh akan suatu keadaan tidak menyenangkan, coba deh pikirkan sebernya
ujian dari Allah tidak hanya berupa kesengsaraaan. Dia bisa juga berupa nikmat .
whattt??
Gak selalu ujian
itu adalah saat kita dilanda kesulitan. Kita menganggap hal-hal buruk akan
menimbulkan akibat buruk dan hal-hal baik akan mendatangkan kebaikan pula. Tau
kah kau kebaikan yang sedang kita rasakan itu mungkin saja ujian dari Sang
Pencipta? Bagaimana kalo kita jadi tergantung dengan nikmat itu?
Selama nikmat
itu ada kita akan selalu mengingat Allah dan bersyukur.bagaimana setelah nikmat
itu hilang? Kita yang terlena lalu tiba-tiba mendadak sengsara pastinya putus asa,
marah, frustrasi bahkan memprotes dan
marah kepada-Nya. Tentu saja itu hanya bagi ia yang lalai. Ia yang mencintai
Allah hanya saat ia merasakan kenikmatan. Ketika kenikmatan itu lenyap, hilang pula cintanya
kepada Allah.
Saat seorang muslim di uji, yang utama dilakukan
adalah bersabar. Tapi sebenernya bersabar dalam menghadapi kesenangan lebih
sulit dibanding saat dalam menghadapi kesulitan lho... Coba aja bayangin, nahan
laper saat gak ada makanan bakal lebih mudah daripada nahan laper pas banyak makanan
enak.
Dan memang Maha
Besar Allah Yang Maha Mengetahui sebesar apa ujian yang pantas di dapat
hambanya sesuai dengan kemampuannya. Makanya jangan keburu su’udzon dulu kalu
kita gak dapat banyak rezeki karena bisa aja kalo kita diberi nikmat malah membuat
kita lalai dan lupa Sang Pemberi. Jadi intinya Allah tau mana hamba yang sudah
ato belum siap menerima ujian berupa kenikmatan.
Al-Qur’an menyebutkan,”Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan
boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al-Baqarah:216)


0 komentar:
Posting Komentar