RSS

Nikmat Juga Ujian Allah


Nikmat Juga Ujian Allah
 



Kita sering mendengar kata ujian, terutama bagi para pelajar pasti gak  asing lagi ngedernya. Tapi ujian allah untuk hambanya pasti menimpa semua orang tanpa pandang bulu. Apakah dia seorang miskin sebatang kara di sudut kota yang kumuh atau seorang pengusaha kaya raya atau bahkan oarng yang sedang membaca artikel ini.  -__-
Seringkali kita mengeluh akan suatu keadaan tidak menyenangkan, coba deh pikirkan sebernya ujian dari Allah tidak hanya berupa kesengsaraaan. Dia bisa juga berupa nikmat . whattt??
Gak selalu ujian itu adalah saat kita dilanda kesulitan. Kita menganggap hal-hal buruk akan menimbulkan akibat buruk dan hal-hal baik akan mendatangkan kebaikan pula. Tau kah kau kebaikan yang sedang kita rasakan itu mungkin saja ujian dari Sang Pencipta? Bagaimana kalo kita jadi tergantung dengan nikmat itu?
Selama nikmat itu ada kita akan selalu mengingat Allah dan bersyukur.bagaimana setelah nikmat itu hilang? Kita yang terlena lalu tiba-tiba mendadak sengsara pastinya putus asa, marah, frustrasi bahkan  memprotes dan marah kepada-Nya. Tentu saja itu hanya bagi ia yang lalai. Ia yang mencintai Allah hanya saat ia merasakan kenikmatan. Ketika kenikmatan itu lenyap, hilang pula cintanya kepada Allah.
Saat  seorang muslim di uji, yang utama dilakukan adalah bersabar. Tapi sebenernya bersabar dalam menghadapi kesenangan lebih sulit dibanding saat dalam menghadapi kesulitan lho... Coba aja bayangin, nahan laper saat gak ada makanan bakal lebih mudah daripada nahan laper pas banyak makanan enak.
Dan memang Maha Besar Allah Yang Maha Mengetahui sebesar apa ujian yang pantas di dapat hambanya sesuai dengan kemampuannya. Makanya jangan keburu su’udzon dulu kalu kita gak dapat banyak rezeki karena bisa aja kalo kita diberi nikmat malah membuat kita lalai dan lupa Sang Pemberi. Jadi intinya Allah tau mana hamba yang sudah ato belum siap menerima ujian berupa kenikmatan.
Al-Qur’an menyebutkan,”Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al-Baqarah:216)



0 komentar:

Posting Komentar